Mengapa (Sebagian Besar dari) Kita Mencintai Rasa Takut?

08:27



Mungkin kalau para manusia satu per satu ditanya apakah mereka mau tinggal sendirian di rumah yang bagus, megah, dengan interior mewah, tetapi terkenal angker, hampir semua dari mereka pasti akan menggelengkan kepala. Properti yang terbilang angker sudah terbukti susah untuk dijual. Untuk itu, dalam persaingan bisnis properti yang tidak sehat, ada beberapa pihak yang sengaja menyebarkan rumor bahwa properti-properti yang ditawarkan pesaingnya memiliki cerita angker tersendiri.


Intinya, percaya atau tidak dengan hantu, manusia tidak nyaman tinggal di sebuah hunian yang terkenal angker. Hunian dengan cerita mistis pasalnya seringkali punya suasana yang tidak mengenakkan hati, menurunkan mood, menciptakan mimpi-mimpi buruk. dan juga membuat kita paranoid sendiri (meskipun sekali lagi, pada pihak yang tak percaya hantu sekali pun). Meski manusia takut dengan suasana angker, enggan berada di sana dalam waktu lama, tetapi toh banyak orang yang suka sekali menonton film horor dan juga pergi ke tempat-tempat yang terkenal mistis bersama kawan-kawan dekat atau komunitasnya, semacam membuat sebuah petualangan.


Tidak percaya? Setiap kali ada film horor berkualitas di bioskop, film itu pasti akan banyak peminatnya. Insidious. Annabelle. The Conjuring. Dan yang masih hangat, remake film Pengabdi Setan oleh Joko Anwar. Berdasarkan resensi yang saya baca dan cerita dari kawan-kawan, film ini sangatlah menakutkan dan menimbulkan suatu kengerian psikologis tersendiri di dalam diri penonton. Berhubung saya fobia pada hal mistis, saya tidak menontonnya. Namun membaca resensi, sekilas melihat trailer, dan juga foto-foto adegan pada resensi cukip membuat saya ketakutan sendiri.


Saya dan beberapa orang lain yang memang penakut akut mungkin tidak akan tertarik nonton Pengabdi Setan. Kalau buat saya, bukan karena saya takut akan didatangi setan Ibu seperti dalam film tersebut, tetapi karena saya takut berhalusinasi yang bukan-bukan saat saya sedang mengalami sleep-paralyze. Namun ada banyak sekali orang, yang juga akan takut kalau berada di rumah angker sendirian, tetapi masih suka nonton film horor. Berkali-kali. Orang-orang yang membuat film horor berkualitas menjadi laris manis. Mengapa?


Berdasarkan data dari Tirto, Eduardo Andrade dari University of California dan Joel B. Cohen dari University of Florida pernah mengatakan bahwa kita cenderung suka dengan game horor karena mereka merasa menikmati ketakutan itu untuk merasakan kelegaan saat ancaman itu hilang.


Kemudian berdasarkan artikel dalam Psych Central, profesor dari Brian Lamb School of Communication di Purdue University, Glenn Sparks juga mengatakan hal serupa. Ada proses transfer rangsangan (excitation transfer process), yang hadir usai kita menonton film horor. Kita merasa hati kita melewati hari yang menenangkan di hidup kita, seperti bermain bersama teman misalnya. Kita merasa hidup kita lebih baik daripada apa yang ditampilkan oleh film horor dan itu menyenangkan, sehingga kita jadi ketagihan menonton horor.


Itulah sebabnya horor dicintai. Horor seperti menjadi penyelamat hidup kita yang menyebalkan dengan cara menjadi lebih menyebalkan. Dengan menonton horor, kita merasa bahwa seburuk apa pun masalah yang menerpa, setidaknya hal itu masih lebih baik daripada didatangi makhluk berkaki seribu raksasa, pocong campuran vampir, dan Valak di rumah sekali pun. Setidaknya, kita bisa tidur nyenyak di rumah.


Horor juga bisa membuat kita merasa lebih sehat, hampir sama seperti efek usai berolahraga. Masih dari Glenn Sparks, saat orang-orang menonton film horor, riset membuktikan bahwa detak jantung, tekanan darah, dan pernapasan mereka meningkat. Setelah film itu selesai, badan pun rasanya menjadi segar.


Namun Glenn Sparks juga mengatakan bahwa hal ini juga dipengaruhi oleh apa yang kalian alami usai menonton film horor. Kalau persis setelah menonton film horor kalian mengalami hal traumatis, seperti kecelakaan atau bertengkar hebat dengan pasangan, mungkin horor akan menjadi film yang betul-betul menakutkan dan dianggap menjadi pembawa sial. Atau bahkan kalau kalian langsung bermimpi buruk tentang hantu dan monster setelah itu, atau malah..merasa melihat penampakan.


Foto: Pexels.com

You Might Also Like

1 komentar

Our Shop

Subscribe