Little Safran: Belajar Memberi dari GiggleBellies

23:45



Pertama kali aku menonton televisi,aku langsung tertarik pada tayangan GiggleBellies. GiggleBellies adalah geng yang berisi serangkaian hewan lucu dan unik dengan warna-warni cerah seperti cat air. Aku suka sekali pada GiggleBellies karena mereka selalu menyanyi dengan semangat di tempat-tempat yang menyenangkan. Aku membayangkan apakah di luar rumahku ada tempat-tempat seperti itu?


Dari sekian lagu yang dinyanyikan oleh GiggleBellies, aku paling suka dengan lagu berjudul "If All The Little Raindrop", karena aku suka sekali membayangkan seandainya hujan adalah permen, es krim, dan cupcakes seperti pada lagu itu! Pastilah hujan itu tidak membuat kita basah kuyup dan kedinginan, lalu sakit flu! Kapan ya ada hujan yang penuh dengan hal-hal indah seperti itu?



Namun selain hujan makanan manis, yang kusuka dari video klip GiggleBellies yang satu itu adalah saat ketika si koala membagi-bagikan kado dari pohon untuk orang-orang yang dia temui.



If all the leaves on the tree were presents for you and me, oh what a life it could be! I would stand outside with my arms open wide, sharing all the presents for everyone i see.

Aku suka sekali pada koala itu karena dia begitu baik membagikan kado-kado yang dia temukan untuk yang lainnya. Dunia ini akan indah kalau semua orang mau berbagi! Lalu aku bertanya pada mamaku apakah kalau dia adalah koala, dia akan membagikan hadiah pada orang yang dia temui, lalu Mama menjawab kalau itu tergantung. 

Kalau orang yang dia temui adalah orang baik, maka akan dia bagikan. Namun tidak semua orang adalah orang baik seperti gajah GiggleBellies, Peanut, si laba-laba Itsy-Bitsy Spider , atau Nanas si monyet teman mereka.

Kata Mama, kalau di Dunia nyata, bila kita memiliki pohon yang daunnya hadiah, bisa saja beberapa orang yang tahu akan mencurinya.

Atau, kalau orang lain menemukan pohon ajaib, belum tentu juga dia akan memberi tahukannya pada orang lain.

Mama bilang: "Kehidupan nyata itu beda sama GiggleBellies. Kalau di Dunia GiggleBellies, mereka mengambil hadiah seperlu mereka saja. Yang lainnya dibagi. Kalau di Dunia nyata, banyak orang yang rakus dan mengambil hadiah untuk diri mereka sendiri. Padahal mereka sebetulnya nggak butuh itu."

Aku bingung. Kenapa Dunia di luar GiggleBellies sejahat itu -kalau benar yang Mamaku bilang?"

***
Aku tidak selalu menonton GiggleBellies. Terkadang aku juga menonton berita walau aku tidak paham apa yang mereka bicarakan. Bahasanya susah sekali, dan obrolannya cepat. Namun dari pembicaraan Mama dan Papa, kabarnya ada kasus penipuan Umroh. Umroh itu adalah sebuah ibadah ke tanah suci untuk umat Islam. Katanya, penipu itu mengambil uang orang lain hingga ratusan miliar!

Mengapa ya harus mengambil semuanya kalau memang sedikit saja sudah memenuhi? Kalau aku lapar, ya aku akan minum susu. Namun kalau aku sudah kenyang, ya aku tidak akan minum susu lagi. Namun orang yang tabungannya sudah banyak dan sudah kenyang makan, jalan-jalan, kenapa ya mereka masih mau lagi, lagi, dan lagi? Bukannya kalau kita sudah kenyang, seharusnya kita berhenti makan dan melakukan hal lain saja?

Kalau Mama bilang, keinginan itu baik. Namun kalau manusia selalu menginginkan sesuatu tanpa henti, maka itulah awal dari kehancurannya. "Kayak kamu kalau habis minum susu, udah kenyang, terus maksain minum, nanti kamu bakalan muntah karena berlebihan."


Padahal muntah itu tidak enak. Jadi, berlebihan itu juga tidak enak. Makanya aku bingung mengapa orang-orang suka berlebih-lebihan.


Nah, kebingunganku sudah besar sekali seperti gajah Peanut, kepalaku juga jadi pusing. Jadi lebih baik daripada begitu, aku mau tidur saja ah! Wah, awalnya senang-senang nonton GiggleBellies, kok akhirnya aku pusing sendiri ya? 

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe