Nyepi dan Empat Larangan yang Esensial

17:56



Hari Raya Nyepi bukanlah sekadar tentang kegelapan dan kesunyian. Dalam Nyepi, dikenal empat larangan bernama Catur Brata penyepian. Inilah yang kemudian menjadikan Nyepi sebagai sebuah perayaan yang amat esensial.


Kendati hanya sehari, tetapi satu hari tersebut mampu untuk "memulihkan" kembali jiwa kita. Pasalnya, setiap manusia butuh kesepian. Tentunya di samping kodratnya sebagai makhluk sosial. Layaknya barang elektronik yang butuh listrik untuk memulihkan kembali tenaga mereka, manusia butuh merenung untuk memahami esensi  dan kebahagiaan hidup ini, tentunya sesuai dengan versi mereka masing-masing. Dan Nyepi adalah salah satu media perenungan tersebut.


Bicara tentang nilai filosofis Catur Brata, yang pertama adalah Amati Karya atau tidak boleh bekerja. Bekerja memang penting. Bekerja membuat manusia menjadi berguna dan tentunya menjadi salah satu media bagi eksistensi manusia. Tetapi terlalu fokus dan menghamba pada pekerjaan akan melepaskan kita dari siapa diri kita sebenarnya. Kita pun mengidentikan diri ini dengan pekerjaan. Padahal, diri kita tak selamanya ditentukan dari pekerjaan.


Larangan kedua adalah Amati Geni atau tidak boleh menyalakan api. Api bisa diidentikan dengan lampu, atau penerangan lain. Kegelapan memang mengerikan. Namun dalam kegelapan, manusia bisa mensyukuri keberadaan cahaya. Dalam kegelapan pun manusia bisa lebih tenang dalam berpikir, dan inilah yang membuat kita lebih mawas diri.


Larangan keempat adalah Amati Lelungan atau tidak boleh bepergian. Inilah yang paling penting dari Nyepi. Kita butuh menepi dari banyak hal duniawi, dan menemukan diri serta kedamaian di rumah kita sendiri. Terlalu banyak bepergian memang membuat kita berpengalaman, tapi toh kita tetap butuh istirahat, butuh untuk singgah di rumah kita saat dunia begitu melelahkan dan membuat kita harus sering berpura-pura.


Dan yang terakhir adalah Amati Lelanguan atau dilarang bersenang-senang. Manusia memang membutuhkan kesenangan untuk menghibur diri. Tetapi kesenangan yang meriah dan terlalu sering kita nikmati, berpesta misalnya, seringkali membuat kita kurang bijak dan kurang memahami hal-hal yang sederhana. Untuk itu, kita perlu pergi sejenak dari kesenangan yang bersifat duniawi tersebur, supaya kita memahami bahwa hidup hanyalah sementara.


Pada dasarnya memang, Nyepi bukanlah sekadar sepi. Nyepi adalah tentang menemukan diri kita kembali, dan juga membuat kita dapat melihat dunia ini secara bijak

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe