Mengapa Kita Tidak Boleh Berhenti Mempertanyakan?

08.10



Pertanyaan identik dengan ketidaktahuan. Tetapi, pertanyaan selalu membukakan jalan untuk pengetahuan yang baru.

Maka dari itu, dalam dialog, Sokrates selalu bertanya. Karena bertanya membantu orang (dan diri kita juga) untuk berpikir lebih kritis. Tidak semua pernyataan yang kita dengar benar adanya. Apalagi kita tidak mengalaminya sendiri dengan panca indera.

Sayangnya, tak banyak orang yang terus menerus bertanya. Tak sekadar dalam perbincangan langsung. Tetapi juga dalam perbincangan maya. Seperti misalnya dalam forum-forum di internet.

Minggu lalu, santer beredar kabar pelecehan seksual yang dilakukan Indra Bekti kepada seorang lelaki. Oleh lelaki tersebut, Indra dilaporkan ke polisi karena pernah mengajaknya tidur. Kabar tersebut jelas mengagetkan publik (meski sudah banyak orang yang sebelumnya berspekulasi kalau Indra Bekti adalah gay/biseksual), karena Indra Bekti adalah selebriti yang jarang terkena gosip, dan memiliki keluaga yang (terlihat) baik-baik saja.

Dan di salah satu forum, dibahaslah hal tersebut habis-habisan. Bahkan kemudian muncul gosip baru, tentang pelecehan seksual yang dilakukan oleh Indra Bekti kepada grup musik cilik asuhannya, Coboy Junior. Gosip ini juga bukan dikeluarkan oleh media. Tapi oleh beberapa orang di forum. Yang anehnya dipercayai oleh anggota lain.

Mengapa aneh? Karena pelecehan seksual bukan kejadian biasa. Jangankan terhadap artis. Masyarakat biasa pun pasti akan bereaksi bila menjadi korban pelecehan seksual. Kalaupun bereaksinya bukan dengan cara melaporkan ke pihak berwajib (karena rasa malu), pasti akan bereaksi dengan menghindari oknum tersebut. Buktinya, sampai sekarang toh Coboy Junior tidak bubar.

Lagipula, kalaupun memang benar adanya, mana buktinya? Mungkin mudah mempercayai hal tersebut setelah adanya berita heboh tentang Indra Bekti. Tetapi mempercayainya tanpa bertanya lebih lanjut, adalah hal yang begitu naif. Menggiring kita pada ketidaktahuan, dan kita masih menganggap kalau kita tahu.

Tapi memang sih, banyak di antara kita yang mungkin menikmati ketidaktahuan itu,meskipun tahu kalau kita tidak tahu. Kenapa? Karena mungkin, bertanya dan mencari kebenaran adalah hal yang sedikit melelahkan.

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe