Melihat Lebih Jelas, Mengesampingkan Asumsi

22:41



Kita hidup dengan panca indera yang berguna untuk menjadi media penilai atas pengalaman-pengalaman kita. Tapi memang sih, panca indera kalah dengan asumsi yang telah ditanamkan di otak kita. Siapa yang menanamkan? Banyak. Mulai dari keluarga, teman, hingga media.

Misalnya, sedari kecil orangtua kita mengajarkan bahwa bermain di halaman akan membuat kita sakit. Maka, saat kita sakit, pikiran kita langsung tertuju pada aktivitas tersebut, dan menganggapnya sebagai sumber penyakit. Hal tersebut juga terjadi pada orang dewasa. Banyak orang dewasa yang percaya pada informasi-informasi yang belum tepat, tetapi disampaikan oleh pihak yang (kelihatannya) terpercaya, dan kemudiam mereka menganggap hal tersebut fakta. Contohnya di Indonesia? Banyak. Kasus lokasi ledakan bom yang salah informasi, kasus korupsi, kasus pembunuhan. Semua orang menerka tanpa memiliki bukti, dan menganggap terkaan itu benar.

Asumsi tidak salah sebetulnya. Asumsi menjadi tuntunan dalam pemikiran kita, saat menjalani serangkaian pengalaman dan situasi dalam kehidupan. Tapi terlalu berpegang pada asumsi jelas salah besar. Dominasi asumsi akan membuat panca indera kita malfungsi.

Salah seorang filsuf Prancis yang berfokus pada fenomenologi, Mauris Merleau-Ponty mengatakan bahwa untuk melihat dunia, kita harus melepaskan diri dari pendapat familiar kita. Ya, itulah yang dinamakan subyektifitas. Jelas, manusia tak mungkin bisa lepas dari subyektifitas. Tetapi kita semestinya meminimalisir pendapat-pendapat familiar di otak kita, saat akan menilai sesuatu.

Sayangnya, tak mudah untuk menempatkan asumsi pada posisi "sekadar rujukan". Asumsi bahkan dijadikan pegangan, dijadikan tujuan dalam menilai sesuatu. Ya, banyak di antara kita yang menilai sesuatu untuk membuktikan kalau asumsi itu tepat, alih-alih menilai sesuat sebagaimana sesuatu itu berada.

Lalu kalau sudah begini, apa gunanya panca indera? At some points, they are just under-utilized:).

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe