Mulan Jameela dan Hatersnya

22:39



Beberapa waktu lalu, Mulan Jameela (yang dulunya bernama Mulan Kwok dan bernama asli Wulansari) menghebohkan publik karena video permintaan maafnya untuk Maia Estianty. Tidak perlu dijelaskan panjang lebar hubungan keduanya, karena semua orang sudah tahu tentang tragedi Maia-Dhani-Mulan. Dalam video tersebut, Mulan (terlihat) tertekan karena dua hal: menunggu permintaan maaf Maia dan haters yang terus menerus mencemooh dirinya di media sosial.

Mulan merupakan salah satu selebriti dengan haters terbanyak. Dan bukan karena masalah karir (seperti halnya Anggun dan Agnes), tapi karena masalah pribadi. Mulan dicap sebagai perebut suami orang yang tidak tahu diri, setelah sebelumnya diangkat namanya lewat duo Ratu. Haters ini tak hanya mengkritik perilaku Mulan karena merebut Ahmad Dhani saja, tetapi juga mengkritik gaya rambut Mulan, bahkan menuduh Mulan melakukan operasi plastik.

Padahal, mereka bukan Maia, bukan saudara Maia, bukan sahabat Maia, bahkan mungkin tak pernah bertemu Maia. Namun mengapa mereka membenci Mulan seolah pasangan mereka lah yang direbut?

Jawabannya hanya satu: simpati yang berlebihan.

Memang tidak salah bila manusia bersimpati terhadap kesusahan orang. Itu wajar dan manusiawi. Tetapi mulai berlebihan saat mereka menempatkan diri sebagai korban dan menyerang orang yang tidak mereka kenal secara langsung. Kalau masih di belakang, tidak langsung menyerang akun orang yang bersangkutan, tidak masalah. Tetapi bila menyerang langsung, rasanya lucu. Bukan kita yang dirugikan. Bahkan, Maia sendiri mungkin telah melupakan masalah ini. Kita sendiri yang sulit move on.

Ya, untuk orang lain pun kita sulit move on, bagaimana dengan urusan yang ada hubungannya dengan kita?


Membicarakan dan menghujat selebriti dari belakang, misalnya bergosip sambil minum kopi, atau membicarakan mereka di forum, sebetulnya adalah hal yang wajar. Tapi kalau sudah menyerang, itu perbuatan bodoh. Tidak hanya kita menjadi terlihat norak, tetapi juga, bisa dikenai pidana. Ya, meskipun mungkin media sosial di Instagram dan lain sebagainya hanya sekadar alter ego kita, tetapi jangan main-main dengan teknologi. Ada pasalnya, dan hukumannya tidak main-main.

Lagipula, hidup ini sudah berat, untuk apa mencari musuh baru yang bahkan tidak kita kenal dan tidak tertarik untuk mengenal kita?

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe