Makan Minum Seperti Hansel dan Gretel

13.22



Pada dasarnya, manusia makan dan minum untuk bertahan hidup. Untuk itu, hanya ada dua pertimbangan yang dibutuhkan saat kita akan makan: apakah makanan/minuman itu berbahaya, dan apakah makanan/minuman itu dapat cukup memenuhi gizi kita. Masalah penampilan, rasa dan lain sebagainya sebetulnya hanyalah persyaratan sekunder.

Namun kini banyak hadir makanan dan minuman yang berfokus tak hanya pada rasa, tapi juga penampilan. Dan penampilan ini tidak sekadar penampilan rapi ala restoran bintang lima. Tapi penampilan yang lucu, yang unik, yang menyerupai sesuatu yang sebetulnya tak bisa dimakan. Ya, makanan dan minuman yang menyerupai benda.




Misalnya, Namaaz Dining, sebuah molecular gastronomi di daerah Senopati yang biasa menjadi langganan para sosialita dan artis. Yang membuat restoran tersebut laris adalah karena makanan yang disajikan tak sebagaimana penyajiannya tersebut. Misalnya, es krim yang bisa berubah jadi sate lilit. Atau sabun yang ternyata adalah coklat lezat. Atau juga, lilin yang ternyata adalah pisang goreng.





Harganya? Jangan ditanya. Kalau tidak salah, lebih dari 1,5 juta rupiah per kepala, dan kita akan mendapatkan paket makanan ajaib tersebut. Dan untuk makan di sana, kita harus melakukan pemesanan terlebih dahulu.

Dan tidak hanya itu. Ada pula minuman-minuman yang menyerupai sesuatu yang tidak seperti minuman. Ya, namanya Nyonya Lemon. Minuman sirup ini dibuat seolah seperti sabun cuci piring dengan kemasan botol ala sabun cuci piring ternama. Unik? Sangat unik dan lucu. Idenya kreatif. Dan di sini, dapat kita temukan fenomena menarik: ada hal lain yang dicari manusia selain rasa.



Masih ingatkah kalian dengan cerita Hansel and Gretel? Dua kakak beradik tersebut memakan rumah coklat milik penyihir jahat. Siapa anak kecil yang tidak memimpikan berada di rumah yang bisa dimakan? Dan sifat anak kecil ini sebetulnya tak bisa hilang hingga kita beranjak dewasa. Hanya terkubur saja oleh tuntutan ini dan itu tentang bagaimana menjadi orang dewasa.

Betapa girangnya hati kita menemukan bahwa ada hal-hal tak bisa dimakan yang ternyata bisa dimakan. Rasanya ajaib saja. Dan menggemaskan. Seolah seperti makan rumah kue. Lucu sekali, bukan? Ada dunia fantasi yang seolah kita masuki saat memakan dan meminum hal-hal yang biasanya digunakan untuk hal lain. Seperti untuk mencuci piring, atau untuk mandi.

Yah, karena pada dasarnya, kita semua hanyalah anak-anak yang terperangkap dalam tubuh yang terus tumbuh, bukan?

Sumber foto:
Instagram @andbukanad
Ellejess.com
Gisella Gottschlich

You Might Also Like

2 komentar

  1. Kyaaaaa ada sirup yang penampakannya plek plek banget sama sabun cuci piring. Apa kabarnya kalo aku beli terus unjukin ke mama di rumah nih. Bisa dikira sabun cuci piring beneran. Wkwkwkwk.

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehehe.. iya kaka, coba beli dan perlihatkan ke mama. pasti lucu ya.. btw makasih ya sudah membaca dan memberi komentar postingan ini. semoga bermanfaat.. :))

      Hapus

Our Shop

Subscribe