When to Stop: Kenali Lampu Lalu Lintas Hidup Anda

11:00


Di jalan raya, kita seringkali melihat lampu lalu lintas. Lampu tersebut berfungsi untuk mengatur kapan sebuah arus kendaraan harus berhenti, kapan harus berjalan. Tentunya, tanpa adanya lampu lalu lintas, jalanan akan kacau balau dan bukan tidak mungkin kecelakaan terjadi di mana-mana.
Hidup Anda sebetulnya bisa diibaratkan jalan raya. Karena, seiring bertambahnya usia, semakin ramai hidup Anda. Banyak hal yang kemudian lalu-lalang. Tak hanya orang-orang, tetapi juga kesempatan. Dan layaknya jalan raya, Anda butuh lampu lalu lintas, supaya segala hal yang hadir dalam hidup Anda tak saling bertabrakan dan malah membuat hidup Anda kacau.

Pertanyaannya, kapan lampu merah harus menyala? Dan kapan Anda harus menyalakan lampu kuning tanda hati-hati, lalu berjalan dengan tanda lampu hijau?

1. Lampu Merah: Berhenti.
Hidup memang terus berjalan. Tapi ada kalanya Anda harus berhenti. Berhenti di sini, bukan berarti bunuh diri atau meninggalkan semua yang telah Anda raih. Anda hanya perlu beristirahat.

Bila Anda lelah dengan rutinitas Anda, ambilah libur barang sejenak. Gunakanlah tabungan Anda untuk bepergian ke trmpat yang Anda suka, membeli barang yang Anda inginkan, bersama orang yang Anda cintai. Atau Anda sedang lelah bertemu dengan orang-orang? Jauhilah mereka barang sejenak. Ketika Anda kembali, hubungan dengan orang lain pun akan membaik.

Atau Anda merasa kelelahan dalam rutinitas saat ini tak bisa ditolerir? Merasa seperti kehilangan diri sendiri? Berhenti. Berhentilah saat Anda merasa bahwa kemuakan Anda, pada hal di sekitar, betul-betul tak dapat ditolerir dan bukan sekadar kejemuan yang sementara.

2. Lampu Kuning: Lihat peluang
Anda telah berpikir untuk berhenti. Kini saatnya Anda berkaca. Apa yang Anda inginkan? Kegiatan apa yang ingin Anda lakukan? Mulainya membuat daftar tentang hal-hal tersebut, dan belajar untuk jujur pada diri sendiri. Kalau ternyata Anda masih cocok dengan rutinitas keseharian, dan hanya merasa jenuh, lakukan hal-hal yang dapat menghilangkan kejemuan itu. Live your life to the limit untuk beberapa hari, lakukan hal gila yang selama ini Anda pendam. Namun jika Anda ingin mengganti arah hidup, carilah jalan untuk mewujudkan apa yang Anda inginkan. Riset, dan jangan malu untuk bertanya. Pada fase ini, Anda harus membuat perencanaan, agar tak hilang arah saat harus berjalan nanti.

3. Lampu hijau: siap jalan
Ketika Anda telah menyegarkan pikiran, dan telah memahami betul apa yang Anda inginkan, kini saatnya Anda jalan. Jangan menunda waktu untuk melakukan hal-hal yang Anda inginkan, untuk mencapai mimpi-mimpi Anda. Jangan menunda, karena penundaan justru akan membuat kesempatan pergi begitu saja. Anda tidak mau bukan, kehilangan kesempatan?

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe