Zen Icepot, Es Dalam Pot Bunga

19.24

I wish there were National Ice Cream Day in Indonesia! Sayangnya, hari nasional itu hanya ada di Amerika Serikat. Dan berbagai perusahaan es krim ternama, mulai dari Baskin Robbins hingga Cold Stones, membagikan es krim gratis di tempat-tempat tertentu pada 19 Juli lalu, untuk memperingati hari tersebut. Surga untuk penggemar es krim seperti saya.

Namun, meskipun tidak dirayakan di Indonesia, pada tanggal tersebut, saya juga menikmati es krim spesial, kok. I call it special, karena untuk pertama kalinya, saya mencicipi es krim dalam pot bunga.
Yap, pot bunga. Es krim green tea yang ditaburi dengan remah coklat oreo berhias melted-chocolate, potongan brownies serta biskuit dan dedaunan -bentuknya seperti pot bunga, tapi percayalah, rasanya sangat enak-. Thanks to Zen Icepot Jogja City Mall yang telah menyajikan es krim seenak ini. Pasalnya, nggak semua es krim teh hijau bisa enak. Ada yang malah memiliki rasa yang terlalu teh, membuat mual. 

Mungkin banyak orang akan bilang kalau es krim dalam pot tidak ada bedanya dengan es krim biasa. "Hanya tempatnya saja kan yang unik" begitulah orang-orang akan berkomentar. Saya setuju sih. Tapi menurut saya, makan dan 'ngemil' tidak hanya melibatkan lidah saja.
Fantasi bahwa ada pot dan tanah yang bisa dimakan, itulah yang ditawarkan oleh Icepot, selain tentunya rasa. Seolah kita seperti menjadi anak kecil semacam Hansel and Gretel, yang bisa makan benda-benda non-edible seperti lantai, pintu, tembok, dan sebagainya. Meskipun kita telah dewasa, sebetulnya kita tidak bisa memungkiri kan, kalau terkadang, imajinasi kita masih sama seperti waktu kita kanak dulu?

Makanya, nggak heran kalau untuk menikmati Zen Icepot ini, saya harus antre dan menunggu dalam waktu yang agak lama, sekitar 15-20 menit. Pasalnya, selain memiliki berbagai pilihan rasa, tidak hanya green tea, tetapi juga coklat, strawberry, vanila, dan taro, di dalam pot bunga plastik itu, juga terdapat ratusan kebahagiaan dan lemak yang sukses membuat berat badan saya naik 1 kg. Yet, you shall try it because, we only live once, right? Berat badan sih, bisa dikembalikan ke ukuran ideal. Tapi kesempatan kan, belum tentu datang dua kali.

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe