Samsung Galaxy Grand Prime: If You Love Yourself

17:45

Semua orang pasti tahu ponsel Samsung. Tapi nggak semua orang hafal dengan semua tipe produk Samsung. Pasalnya, Samsung mengeluarkan produk serutin kita makan pagi, siang, dan malam. Oh such a sarcastic sentence.

Tapi well, Samsung patut dicontoh dalam hal ketangguhan dan tentunya, pemasaran. Sebetulnya hampir tidak ada perbedaan antara satu produk dan produk lain, kecuali fitur single sim-card, dual sim-card, selfie, gorilla glass, ram 2 GB whatsoever yang disematkan dalam rangkaian produk berbeda. Tapi entahlah, nama besar dan pemasaran yang apik membuat setiap ponsel Samsung punya pasar. Dan ketangguhan, mungkin inilah yang membuat Samsung masih digemari. Bagi kalian yang berponsel Samsung, coba kalian bully ponsel itu dan bandingkan dengan ponsel lain. Dijamin, ketika ponsel lain sudah mulai bertingkah menyebalkan  ponsel Samsung masih bisa menyala dengan tegar (seriously, i spilled water on my Asus and the screen is like crazy, yet, i tried that on Samsung and it still works till now).

Well, salah satu produk Samsung yang sekilas terlihat sama saja dengan produk sebelumnya, tapi digadang-gadang memiliki keunggulan baru adalah Samsung Galaxy Grand Prime. Sebetulnya, saya suka dengan modelnya. Kotak dan berwarna putih. Manis dan sederhana. Sayangnya  yang membuat saya dulu urung membeli adalah RAM nya yang hanya 1 GB dan processor yang berkecepatan 1.2 gHz saja. Bagi orang yang suka memperbudak ponsel seperti saya, ukuran itu tidak besar. That's why i choosed Asus Zenfone 2 in the first place. Yang pada akhirnya jadi rusak hanya karena terkena air sedikit di bagian belakang.

Nah, kejadian itu membuat saya (terpaksa) mencoba Galaxy Grand Prime. Maklum, saya dapat ponsel ini cuma-cuma dari toko ponsel langganan, sementara Asus saya kembalikan untuk dibetulkan. First impression sih, lucu. Versi androidnya 4.4.2 pula. Kitkat, is that sweety? Belum lagi kamera depan 5 MP dan kamera belakang 8 MP. Cocok buat kalian yang suka memotret, baik obyek sekitar maupun diri sendiri.

Respon layar sentuhnya pun lancar dengan lebar layar 5 inchi yang pas. Berselancar dan bertemu wajah dengan ponsel ini, rasanya jadi menyenangkan. Tidak terlalu kecil dan tidak kelewat besar. Selain itu, memori internal 8 GB serta memori tambahan hingga 64 GB cocok untuk kalian yang punya Compulsive Hoarding dalam menyikapi file digital. 

Baterai? Dengan Li-Ion 2600 mAH, Galaxy Grand Prime tidak banyak makan tenaga. Saya menyalakan ponsel ini semalaman, dan dengan baterai 70%, ia bisa terjaga, hanya menghabiskan daya sekitar 5% saja. Memang menyenangkan, apalagi untuk kalian yang mobile.

Namun yang membuat saya sedih adalah kapasitas RAM yang hanya 1 GB dan prosessor yang meskipun Quad Core, tetapi hanya 1,2 gHz. Hal ini membuat ponsel sedikit melambat ketika membuka banyak aplikasi. Buat orang yang hanya menggunakan ponsel sebagai kawan bekerja seperti saya, hal tersebut kadang menyebalkan. Dan untuk mengatasinya, saya menginstall dodol launcher yang memiliki fitur RAM Booster di laman awal, supaya penuhnya RAM dapat segera saya atasi. Tapi tetap saja, saya rindu membuka banyak aplikasi tanpa perlu repot-repot mengurusi RAM. 

Anyway, dengan harga 2,3 juta, ponsel ii ni cukup pantas untuk dibeli kok. Selain itu, ponsel ini juga memiliki apa yang dimiliki ponsel Samsung pada umumnya: ketangguhan. Ia tidak akan rusak oleh bantingan-bantingan ringan seperti yang biasa dilakukan orang ceroboh macam saya
Nilai: 7.7/10
Photo Source: allmobilearea.com

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe