I Don't Care About What Happens In Your Heart

14:01

We are so busy judging other people's minds.

Oke saya tahu kita masyarakat yang komunal dan suka menghakimi orang ramai-ramai. Saya pun juga suka kok ngomongin orang bersama geng saya. Women's casual. Tapi seenggaknya, kami ngomongin orang-orang yang ngerugiin orang lain. Dan kami nggak menghakimi apalagi menyebarkan hal itu ke luar geng kami.

Yang ngeselin adalah orang-orang yang menghakimi dan menyebarkan suatu hal seolah itu adalah aib. Seperti masalah agama misalnya. Udah tau kan di negara ini masalah agama tuh sensitif banget. 
Tapi tetep aja demen dikulik-kulik. Kayak kasus Lukman Sardi yang pindah agama menjadi Nasrani misalnya. Okedeh pasti akan ada yang ngomongin. Cuma ya nggak di forum dan mempengaruhi pendapat orang, seolah udah jadi orang paling alim. Pakai bawa-bawa ayat Al-Quran segala. Helo, terus kenapa lo gak sekalian bawa ayat Al-Quran soal ngomongin orang lain? Dan media di Indonesia (yang kebanyakan bodoh lair batin), juga ngomporin dengan membandingkan Lukman Sardi dengan Tyrese Gibson, pemain Fast and Furious yang menjadi mualaf beberapa waktu lalu.

Either you are moslem or catholic, we shall not care. Saya juga mempercayai satu agama, tapi biarkan orang lain mencari jalan untuk percaya dan berteduh. Saya rasa, Tuhan itu lebih luas dari segala hal di dunia ini. Jadi tolong lah, kalian semua yang cuma krucil-krucil manusia, jangan sok bener. Cuma pernah hidup di Bumi tapi kok sok taunya kayak udah pernah menembus batas alam semesta aja. 

Well, yang namanya hati, itu urusan pribadi. Urusan kita dengan alam semesta, baik dalam konteks mikrokosmos maupun makrokosmos. Kalau kita manusia mengotak-atik apa yang terjadi di dalam isi hati orang lain, lantas untuk apa kita punya kata hati?

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe