How To Deal With A Smart(ass)

22:40

I love cynical person, moreover if she/he has enough reason to mock at some morons. Tapi kalau udah sinis, bego pula  nah itu yang bikin saya eneg.

Misalnya, orang yang demen menghakimi dan nyinyirin hubungan percintaan orang lain. Menganggap kalo semua hubungan bisa ditakar dengan hubungan dia sendiri. Padahal mah, hubungan percintaan antara satu orang dan orang lain nggak bisa disamain kali. Tapi orang-orang jenis sinis-namun-begok ini selalu sotoy dan seenak jidat nasehatin orang soal hubungan dia. Deuh, berasa pakar percintaan yang biasa ada di tabloid-tabloid yaa??

Sayangnya, saya nemu yang beginian di salah satu lingkungan. Iye sih hubungannya udah jalan bertahun-tahun sama pacarnya dan akhirnya nikah juga setelah kawin tapi. Tapi kelancaran hubungan dia yang happily ever after udah kayak lagu 1000 years ini nggak bisa dong disamain ke orang lain? Sayangnya sih, dengan otak bego IQ -170 (catet ya, minus), dia dengan lantang menghakimi orang laen, dan bilang kalo orang yang abis putus sama pacarnya yang uda jalan bertahun-tahun tuh, nggak bakalan bisa serius sama orang lain. Apalagi yang baru ketemu. Cuma mau maenin doang. Doooh segitunya banget?

Gini ya. Saya mah kaga tau dia kena sindrom sinis tp tolol doang, apa juga naif? Helo nyet, udah banyak kali cerita tentang orang yang akhirnya nikah sama orang lain padahal sebelumnya uda pacaran berabad-abad sama orang yang berbeda? Dan itu bukan karena mereka player, bajingan, atau habis manis sepah dibuang. Ada banyak cerita di belakang layar yang lo gak tau. Yeah. Lo pasti ga tau kalo orang yang bisa menjalani hubungan bertahun-tahun dengan pasangannya adalah orang yang setia dan serius. Dan ketika pada akhirnya mereka menyerah, lalu memilih untuk bersama orang lain, it means there is something wrong with that long-term relationship. Ya mungkin karena dipukulin, atau disalahin mulu, dijadiin punch bag. Ups.

Ya intinya mah, meskipun hubungan lo sama pasangan selancar jalan tol cawang cililitan jam 01.00 pagi, gak berarti hubungan orang lain selancar itu, sampe bisa dipertahanin mati-matian sampai pernikahan. Plis deh. Setiap orang mah berhak bahagia dalam cinta, dan definisi kebahagiaan orang itu relatif, nyet. Jafi jangan sok jadi love-advisor ala ala gitu deh, kalo kasus sederhana gini aja lo ga paham!

You Might Also Like

0 komentar

Our Shop

Subscribe