Festival Yulin: Masalah Etika

19:58

Mungkin kecuali mereka yang terlibat di salamnya, siapa yang tidak merasa miris saat mendengar perihal Festival Yulin? Terlebih melihat gambar anjing-anjing yang digantung dan disembelih dengan cara yang menurut saya, sadis.

Namun di samping banyaknya kecaman  ada pula yang beranggapan bahwa hal tersebut merupakan budaya dan tidak bisa seenaknya diganggu gugat. Oke, terlepas dari peraturan halal dan haram (mengingat mayoritas masyarakat China tidak menganut Islam), toh kita semua makan daging. 

Bahkan ada juga yang berpendapat seperti ini lho: saat Idul Adha pun, ratusan sapi dan kambing disembelih. Lalu mengapa kita lantas mengecam mereka yang memakan daging anjing?
Tapi di sini, yang saya lihat adalah masalah etika. Bahkan dalam agama saya, Islam, kendati diperbolehkan menyembelih daging sapi, ayam, kambing dan lain sebagainya, ada tata cara penyembelihan supaya hewan yang disembelih tidak menderita. Yakni, memotong bagian lehernya, agar lekas mati dan tidak merasa sakit berkepanjangan. Sementara itu, dalam festival Yulin ini, anjing-anjing seperti disiksa hingga mati. Ada yang dikuliti hidup-hidup, direbus dalam keadaan hidup, bahkan digantung sampai mati. Bukankah hal tersebut menyiksa hewan? 

Selain itu, banyak anjing yang didapatkan secara ilegal, lho. Ada anjing-anjing jalanan yang ditangkap begitu saja, atau anjing-anjing yang dicuri. Pasalnya, banyak anjing yang dibutuhkan untuk festival tersebut: 10.000 ekor.

Lagipula, kita memang tidak bisa lepas dari pandangan masyarakat. Anjing identik dengan hewan peneman manusia, dan hewan peneman kepolisian dalam melacak kejahatan. Jadi, sudah lekat dalam pandangan masyarakat kalau anjing bukan untuk dimakan, dan wajar kalau banyak penyayang serta pemelihara anjing yang geram.

Begitulah. Pro kontra Festival Yulin ini bukanlah halal-haram. Tetapi masalah etika. Mulai dari perlakuan yang amat tidak manusiawi terhadap anjing-anjing tersebut, hingga pandangan masyarakat terhadap anjing. Kalau saya pribadi sih, saya lebih memilih untuk melihat festival lain, ah!
Sumber foto: buzzfeed.com

You Might Also Like

2 komentar

  1. bener...aku ga bakal sudi nonton festival yg bgini... -__-.. nyiksa binatang, dibuat seolah2 itu emg utk bersenang2... ga ada perasaan mrk itu

    ReplyDelete
  2. Iya... saya lihatnya miris banget.. bener2 gak punya perasaan TT

    ReplyDelete

Our Shop

Subscribe